Arsip Kategori: Masalah Agama

Awal Mula Islam

Pada permulaannya, dakwah Islam dikenal dengan 2 hal : mengajak kepada tauhid dan kepada akhlak mulia. Paling tidak ini pelajaran yang bisa diambil dari hadits Abu Sufyan berikut :

Dari Abu Sufyan bin Shakr bin Harb radhiyallahu ‘anhu dalam hadits yang panjang tentang cerita raja Heraklius. Heraklius berkata, “Apa saja yang diperintah oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Abu Sufyan berkata, “Aku lalu menjawab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اعْبُدُوا اللَّهَ وَحْدَهُ ، وَلاَ تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ، وَاتْرُكُوا مَا يَقُولُ آبَاؤُكُمْ ، وَيَأْمُرُنَا بِالصَّلاَةِ وَالصِّدْقِ وَالْعَفَافِ وَالصِّلَةِ

Sembahlah Allah semata dan jangan berbuat syirik pada Allah dengan sesuatu apa pun. Tinggalkanlah perkara jahiliyah yang dikatakan nenek moyang kalian.” Beliau juga menyuruh kami untuk shalat, berlaku jujur, benar-benar menjaga kesucian diri (dari zina) dan menjalin hubungan silaturahim (menjaga hubungan dengan kerabat.” (Muttafaqun ‘alaih, HR. Bukhari no. 7 dan Muslim).

Tips Menghafal Al Quran

Apakah keseharian Anda disibukkan dengan urusan pekerjaan / mencari nafkah dan urusan keluarga?

Berkenaan dengan penghafalan Al Quran, sudah banyak metode yang tersebar di internet. Mulai dari metode yang ringkas hingga penjelasan yang begitu detail.

Berikut ini sekedar tambahan tips praktis untuk menghafal Al-Quran :

  1. Sediakan waktu khusus setiap hari untuk hafalan Al-Quran. Waktu terbaik untuk menambah hafalan adalah di awal hari (menjelang shubuh – sesudah shubuh).
  2. Kata kunci menghafal Al-Qur’an yang pertama adalah “muroja’ah” atau “mengulang-ulang” apa yang sudah dihafal sebelumnya.
  3. Kata kunci yang kedua -mengutip istilah dari ust. Abu Hurri- adalah “asmuni” kepanjangannya “asal muni” (jawa) artinya : yang penting mulut bersuara membaca Al Quran.
  4. Jangan terlalu terobsesi untuk segera mendapatkan banyak hafalan. Namun fokuslah untuk mengulang hafalan yang sudah didapat.
  5. Ingatlah, semakin banyak mengulang hafalan maka semakin banyak kebaikan yang Anda dapat. Bukankah setiap huruf Al Quran bernilai 10 kebaikan?
  6. Hafal satu juz dengan mantap insya Allah masih lebih baik ketimbang hafal 10 juz tapi hafalan tidak mantap. Bukankah kedudukan seseorang di akhirat nanti adalah sesuai dengan ayat terakhir yang dia baca dengan hafalannya?
  7. Bagilah hari-hari Anda untuk muroja’ah. Paling tidak dalam 7 s.d 10 hari Anda harus menyelesaikan seluruh hafalan Anda. Misalkan Anda hendak membagi menjadi 7 hari dengan hari Senin sebagai hari pertama. Apabila total hafalan Anda adalah juz 1 s.d juz 7, jadwal muroja’ah Anda tiap hari Senin adalah muroja’ah juz 1, hari Selasa juz 2 dst.
  8. Atur muroja’ah sesuai kesibukan Anda. Anda bisa muroja’ah di sholat malam, di sholat sunnah rowatib atau dalam perjalanan berangkat/ pulang kerja, atau ketika berangkat/ pulang ke masjid dll.

 

Allohu a’lam.