Liwa, Lampung Barat

Entah kenapa, tiap kali teringat dengan kata “Lampung” tiba-tiba saja serasa ada sesuatu yang berdesir di dada ini. Apalagi kalau kata “Lampung” ini ditambah dengan kata “Liwa”, desiran itu semakin kuat. Ah.. barangkali karena saya pernah singgah di sana. Atau masih ada kenangan yang tertinggal di sana? Entahlah…

Liwa, sebuah kota kecil di Pulau Sumatera, kini adalah ibu kota Kabupaten Lampung Barat. Pertama kali main ke sana sekitar tahun 1988-89, Liwa masih sebuah kota kecamatan yang dikenal dengan kec. Balik Bukit. Waktu itu saya masih kelas 4 SD. Bapak mengajak saya dan kakak mengunjungi keluarga bapak angkatnya di sebuah pekon (desa) di kaki Bukit Barisan. Beliau adalah mantan kepala desa di situ. Nama beliau : Pak Hamdan. Nama pekon : Padang Cahaya. Nama dukuhnya : Sampot.

Saya suka sekali dengan kehidupan di sana. Kebanyakan penduduknya adalah petani kopi. Banyak juga kebun buah-buahan. Sebagian lainnya adalah sawah dan kolam liar berisi ikan-ikan yang cukup besar. Beberapa kali kami ramai-ramai menangkap ikan dan memasaknya di pinggiran kolamnya. Meskipun untuk mencapai kolam itu mesti naik bukit, menerobos hutan, memakan waktu dan tenaga untuk mencapainya, tapi semua terasa sangat mengasyikkan.

Jalan naik ke bukit, sekarang sudah dilapis aspal
Jalan naik ke bukit, sekarang sudah dilapis aspal
Rama-rame nangkap ikan
Rama-rame nangkap ikan
Anak saudara bersama ikan tangkapannya
Anak saudara bersama ikan tangkapannya

Pasar desa waktu itu hanya ada sepekan sekali, yaitu hari Sabtu. Yang saya suka di situ adalah mie rebus + telor. Di situlah pertama kali saya merasakan masakan ini.

Terakhir kali saya ke sana pada November 2012, membawa serta dua anak saya yang masih kecil-kecil, belum sekolah. Selain untuk melepas kangen, juga untuk menjalin kembali silaturahmi yang sempat terputus beberapa lama. Apalagi mereka belum ada yang tahu kalau Bapak saya -rahimahullah- sudah meninggal, tahun 2008.

Ke Danau Ranau, sekira 20 km dari Sampot
Ke Danau Ranau, sekira 20 km dari Sampot

Pengin ke Liwa lagi….

Insya Allah ke Liwa lagi...
Insya Allah ke Liwa lagi…
Iklan

Silakan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s